Sabtu, 08 Juni 2013

Percobaan Fisika Asyik: Roket Gabus


Percobaan fisika berikut ini dapat kamu buat dari barang bekas. Eksperimen kali ini akan melemparkan gabuskeluar dari botol kaca dan membuatnya terbang hingga 20-30 meter layaknya sebuah roket yag sedang meluncur ke luar angkasa. Lebih baik melakukan percobaan ini di luar ruanganHati-hati ketika kamu melakukan percobaan ini karena berbahaya, jangan mengarahkan botol kepada temanmu atau dirimu sendiri.

Alat dan Bahan
  1. Botol kaca
  2. Cork (gabus)
  3. Baking soda
  4. Cuka
  5. Kertas Tisu
Langkah Pembuatan
  1. Masukkan sekitar dua sentimeter cuka ke dalam botol.
  2. Masukkan gumpalan kertas tisu sejauh ke dalam leher botol yang kamu bisa.
  3. Pastikan gumapalan ini tidak terlalu ketat.Perlu menempel ke dalam botol tapi tidakterlalu ketat.
  4. Tuangkan baking soda ke dalam leher botol.
  5. Sekarang pasang gabus ke dalam botolcukup erat.
  6. Sekarang tekan botol dengan keras padalantai atau meja untuk memaksa gumpalankertas dan baking soda masuk ke dalam botol.
  7. Berikan botol sedikit gerakan dengan menggoyangnya beberapa saat.
  8. Letakkan dan usahakan kamu menjauh, kemudian lihat reaksinya
  9. Jika tidak meledak dalam waktu 30 detik sampai 1 menit. Berikan lagi sedikit gerakan pada botol.

Percobaan Fisika Asyik: Bahaya! Air Bertemu Listrik


Apakah teman-teman pernah mendengar mengenai korslet? Biasanya jika ingin mencabut stop kontak, seringkali ada peringatan tangan tidak boleh basah. Apa benar air dapat menghantarkan listrik? Yuk kita lakukan eksperimen fisika asyik ini

Alat dan Bahan
  1. Lampu kecil dengan soketnya
  2. Dua kabel berukuran 30 cm
  3. Baterai 9 volt
  4. Kancing baterai
  5. Air murni
  6. Garam secukupnya
  7. Gelas
Langkah Pembuatan
  1. Pasang dua kabel pada masing-masing ujung kabel kancing baterai yang telah terpasang pada kutub baterai. 
  2. Sambungkan ujung kabel yang satu pada soket yang telah dipasangi lampu. Biarkan ujung kabel baterai dan ujung kabel lampu lainnya tidak terpasang. 
  3. Tuangkan air murni kedalam gelas. Kali ini, masukkan kedua ujung kabel yang tidak terpasang ke dalam air tersebut. Tapi jangan sampai kedua ujung kabelnya saling bersentuhan. Apa yang terjadi, apakah lampunya menyala?
  4. Sekarang, coba masukkan garam kedalam gelas berisi air tadi dan aduk hingga larut. Lalu masukkan kedua ujung kabel kedalamnya. Apakah lampunya sekarang menyala?
Penjelasan Konsep
Ternyata, gelas yang berisi air murni tidak bisa menyalakan lampu! Hal ini disebabkan karena ternyata air murni tidak dapat menghantarkan listrik. Ketika kita menambahkan garam, terjadi yang namanya pemecahan molekul garam menjadi ion na (+) dan ion cl (-). Ion inilah yang berperan dalam menghantarkan listrik. Larutan garam seperti ini dinamakan larutan elektrolit. Ingat! Air murni hanya bisa didapatkan pada air minum dalam kemasan atau toko kimia (biasanya dinamakan aquades). Sedangkan pada air keran, sering terdapat butiran garam dalam air keran tersebut. Jadi jangan bermain-main dengan benda elektronik dengan tangan basah. Meski tangan kamu basah dengan air murni, ternyata tangan kita menghasilkan garam juga melalui keringat

Percobaan Fisika Asyik: Bola Gula Api

Mungkin kamu pernah melihat pada suatu film ada adegan dimana terdapat bola api yang berterbangan. Atau kamu pernah melihat ada satu kesenian budaya di Indonesia, dimana ada sekumpulan orang-orang yang bermain sepak bola tapi bola yang digunakan terbakar oleh api (sebenarnya itu bukan bola. Melainkan batok kelapa). Nah, disini kita akan coba membuat salah satunya. Yuk langsung saja kita ke TKP

Alat dan Bahan
  1. Sebongkah gula batu berukuran sedang
  2. Abu yang berasal dari pembakaran kertas
  3. Korek api
  4. Lilin
  5. Wadah dari tutup kaleng atau sejenisnyaTang untuk menjepit gula batu atau sejenisnya
Langkah Pembuatan
  1. Jepitlah gula batu dengan menggunakan tang. 
  2. Lalu bakarlah pada lilin yang sudah kamu nyalakan. Perhatikanlah apa gula batu tersebut terbakar?  
  3. Sekarang, cobalah lumuri gula batu tersebut dengan abu kertas. Kemudian bakarlah pada lilin yang menyala. Apakah gula batu tersebut terbakar?
Penjelasan Konsep
Pada saat kamu membakar langsung gula batu tersebut, kamu dapati gula batu tersebut tidak akan terbakar. Mungkin hanya kamu lihat ada bekas hitam gosong. Tapi ketika kamu lumuri dengan abu kertas, kemudian kamu bakar, kamu akan dapati gula batunya dapat terbakar lho! Ini karena abu kertas yang menempel pada gula batu bersifat sebagai katalisator dalam proses pembakaran gula batu. Sehingga gula batu kini telah menjadi “gula api”.  Ingat, gunakan tang ketika membakar gula batunya 

Senin, 18 Juni 2012

Mengambil Koin Dalam Air Tanpa Basah

Bagaimana kita bisa mengambil koin dari sebuah piring penuh air tanpa meluapkan air tersebut atau tanpa jari menjadi basah?
Ayoo siapa yang bisa??
Bahan-bahan yang diperlukan :sebuah piring, air, sebuah gelas, sebuah koin, selembar kertas, korek api.
Apa yang harus dilakukan??
1. Tuangkan air ke piring dan masukkan koin di dalamnya.
2. Masukkan kertas yang telah diremas ke dalam gelas, kemudian bakarlah dan letakkan gelas tersebut secara terbalik di piring
Apa yang terjadi??air akan naik ke dalam gelas dan meninggalkan koin dalam piring kering
  























Mengapa Demikian??jika kertas terbakar, karbon dan oksigen di udara bergabung membentuk karbondioksida. Tekanan gas dalam gelas akan jatuh, terus mengembang selama tahap pembakaran dan menyusut selama tahap pendinginan. Tekanan yang berkurang membuat air naik ke dalam gelas.

Tornado dalam botol

Tornado biasanya berbahaya, merusak bahkan sering menimbulkan korban jiwa, tapi kali ini kita bisa membuat tornado sendiri dalam botol lo kawan-kawan…jadi bisa kita mainkan setiap saat
mau tau caranya???….
Ayo kita coba,,, !!!
Yang perlu kawan-kawan siapkan adalah :
-Dua buah botol minuman ukuran 1.5 liter
- Gunting / Cutter
- Lakban
- Air
Caranya is very easy,,,
* Isi salah satu botol dengan air sampai dua pertiga penuh .
* Susunlah dua buah botol menjadi seperti bentuk “jam pasir”
* Agar air dapat mengalir, buatlah lubang di kedua tutup botol, dengan diameter sekitar setengah diameter tutup botol
* Ikatkan / rekatkan kedua tutup botol dengan lakban.
* Balikkan botol, lalu putar-putar lah botol tersebut. Kemudian biarkan air mengalir ke bawah. Catat waktu yang diperlukan hingga air  habis.
* Agar lebih menarik bisa ditambahkan pewarna dan glitter glue, agar seolah-olah terlihat seperti puing-puing yang runtuh,,, 

Mengapa demikian ??
Gerakan berputar-putar tadi akan membentuk pusaran pada air layaknya tornado. Bentuk tornado ini memungkinkan air turun lebih cepat ke botol yang kosong yang ada di bawah, karena ada pemisahan antara kolom udara yang naik dari bawah ke atas dengan kolom air yang turun dari atas ke bawah.

Membuat ice cream sendiri

Siapa diantara sobat sains yang tidak suka ice cream ? wah pastinya tidak ada kan, hampir setiap orang suka ice cream (bahasa kerennya eskrim). tapi sobat sains terkadang kalau kita makan eskrim yang kita beli di luar, belum tentu terjamin kebersihan dan bahan2nya.. nah oleh karena itu kali ini kita akan melakukan proyek sains membuat eskrim buatan sendiri, kalian bisa menamakannya sesuai keinginan kalian…

Alat dan Bahan :
  • 2 cangkir susu cair rasa apa saja (atau susu bubuk/kental yang sudah dicairkan)
  • 1 kantong plastik klep berukuran kecil
  • ¼ cangkir gula pasir
  • 2 sendok teh cokelat cair atau vanili
  • 4 cangkir es batu
  • ½ cangkir garam
  • 1 kantong plastik klep berukuran besar
  • Isolasi
bahan – bahannya sudah siap semua, mari kita lakukan sesuai dengan langkah2 di bawah ini….
  1. Tuangkan susu ke dalam plastik klep kecil dan tambahkan gula.
  2. Tambahkan cokelat cair, dan tutup plastik dengan rapat.
  3. Remaslah kantong plastik dengan tanganmu untuk mencampur bahan-bahannya. Pastikan semuanya tercampur rata.
  4. Masukkan 2 cangkir es dan ¼ cangkir garam ke dalam kantong besar, kemudian tambahkan lagi 2 cangkir es dan ¼ cangkir garam. Masukkan kantong kecil ke dalam kantong besar, benamkan ke dalam es hingga sebagian dari plastik tertutup es
  5. Tutup dan segellah kantong besar, dan mulailah mengocok ke depan dan belakang, ke atas dan bawah. Teruslah mengocok selama sekitar 15 menit. ‘
  6. Setelah 15 menit, buka kantong dan ice cream pun segera dapat dinikmati…
ice cream

Senin, 27 Februari 2012

Sulap Fisika : Memanaskan Air Dalam Gelas Plastik

Memanaskan air dalama gelas plastik!? Bukannya akan meleleh tuh gelas plastik, tetapi ternyata nggak meleleh. Kenapa ya? Nah hal ini dapat dijelaskan secara fisika, mari kita lakukan sebuah percobaan sederhana berikut.

Alat dan bahan :
  • Air mineral
  • Gelas plastik
  • Korek api
Langkah percobaan :
  1. Dengan alat dan bahan yang tersedia, kita panaskan air (terserah bagaimana caranya).
  2. Tetapi selama pemanasan, air tidak boleh dipindahkan dari gelas plastik tsb.
Konsep fisika :

Pada saat kita memanaskan langsung gelas berisi air mineral (seperti memasak dengan panci). Kalor mengalir dari sumber panas melintasi permukaan gelas dan diteruskan ke air. Namun, bukannya gelas meleleh karena panas yang ditimbulkan, justru air yang malah menjadi panas. Lalu kenapa hal ini terjadi? Dalam kasus gelas plastik kosong, panas yang diberikan akan langsung melelehkanya jika suhunya melebihi ambang tiitk leleh plastik. Namun ketika dalam gelas diisi air, kalor yang seharusnya melelehkan plastik dihantarkan ke air. Secara skematis, alur penghantaran panas dapat dilihat pada gambar.

Kalor dihantarkan oleh permukaan gelas ke air, dan kalor ini dimanfaatkan untuk memanaskan air. Karena kalor jenis air tinggi, waktu yang dibutuhkan untuk memanskan sampai suhu yang mampu melelehkan plastik cukup lama, akibatnya gelas plastik lebih tahan lama tanpa meleleh.